Jumat, 20 November 2015

Praha Kedua Kali: Resolusi dan Reuni (Bagian 1)

Tahun kedua masa studi S2 di program yang saya ikuti adalah periode bebas menentukan segala aktivitas yang ingin diikuti. Selain bebas memilih topik untuk magang dan tesis, ada hal lain yang ingin saya lakukan tahun ini yaitu mengikuti konferensi ilmiah. Kalau untuk magang saya memilih mengikuti riset, maka konferensi adalah ajang latihan mempresentasikan hasil yang dicapai. Akhir semester lalu, sebuah pengumuman di website kampus tentang konferensi ilmiah untuk mahasiswa di bidang pertanian dan ilmu terapan akan diadakan pada bulan November di Praha, tepatnya kampus Czech University of Life Science (CULS) yang menjadi tempat pertukaran pelajar semasa saya masih S1 dulu.
Alasan pertama mengikuti konferensi, ditambah tema acara yang menarik, apalagi diselenggarakan di Praha oleh sejumlah universitas bidang pertanian dari beberapa negara di Eropa, memberi dorongan kuat untuk mendaftarkan diri. Singkat cerita saya mendaftarkan abstrak dari penelitian semasa S1 dan diterima sebagai presenter poster. Isu lainnya adalah ketika diundang sebagai presenter, posisi saya sedang magang di Kenya, namun syukurlah segalanya dapat diatur sehingga bisa terbang ke Praha dan izin seminggu dari program magang.
Resolusi ikut konferensi ilmiah saya centang!
Scientific Student Conference yang diadakan oleh Euro League for Life Science Students (ELLS) merupakan acara tahunan. ELLS sendiri merupakan jaringan yang dibentuk oleh beberapa universitas di Eropa bidang pertanian dan ilmu terapannya. Ada 18 mahasiswa dari Wageningen University (WUR) yang mempresentasikan hasil penelitiannya, kebanyakan untuk tesis. Delegasi WUR sendiri sudah berkomunikasi melalui whatsapp untuk mempersiapkan keberangkatan termasuk memilih teman sekamar dan saling menjemput ketika tiba di Praha. Koordinator dari WUR, Jeroen Oudburg mengadakan pertemuan khusus untuk mempersiapkan delegasi terutama presentasi dan segala hal teknis.
Hari kedatangan itu tiba, saya berkenalan dengan dua roommates Lucia dan Alix, juga bertemu delegasi WUR lainnya. Mereka yang selama ini hanya dikenal di grup whatsapp akhiirnya bertatap muka. Pagi dimulai dengan registrasi dan berharap bisa mengikuti tur keliling kota. Ternyata, apa daya rombongan sudah berangkat. Berhubung roommates tahu kalau saya pernah tinggal di kota ini, sebuah usul akhirnya tercipta! Mereka meminta ssaya memandu jalan-jalan di pusat kota Praha. Kami mengambil rute para turis pada umumnya dari National Museum, menyusuri Vaclavke Namesti menuju Old Town Square melihat Astronomical Clock lalu lanjut ke Paladium dan berjalan ke arah sungai Vltva.
Tadinya kami berniat untuk naik tram menyusuri sungai menuju Dancing House. Salah satu dari kami melihat jalan setapak di daerah bukit sebelah barat sungai dan mengajak untuk sedikit hiking. Pagi yang cerah, cuaca begitu bersahabat dan kami berjalan di atas bukit menikmati pemandangan kota dari ketinggian. Sesuai rencana, begitu melihat halte tram, kami pun melompat naik tram dan menyusuri sungai menuju bangunan atraksi turis yaitu Dancing House dan Narodni Divadlo atas permintaan Stijn yang kuliah arsitektur lanskap.
Konferensi berlangsung santai, namanya juga forum untuk mahasiswa, meski ada embel-embel ilmiah namun selalu dibawa dengan ringan dan menjadi semacam diskusi di kelas. Justru ajang seperti ini yang memberi banyak inspirasi. Tema konferensi sendiri memang tidak spesifik pada salah satu aspek bidang studi semacam pangan, nutrisi, atau lingkungan sehingga berbagai judul penelitian bisa ditemukan. Selain sebagai forum bertukar pikiran, konferensi yang diselenggarakan oleh ELLS ini dirancang sebagai sarana untuk berjejaring. Seperti apa yang diucapkan Prof. Katherine Richardson dari Copenhagen University ketika membuka acara, beliau berpesan bahwa yang paling penting adalah lakukan apa yang kita suka dan berjejaring.
Selama konferensi, saya lebih akrab dengan delegasi dari WUR. Ya, kami memang baru saling kenal. Sementara untuk mengenal delegasi dari universitas lain biasanya didasari oleh ketertarikan pada studi yang mereka presentasikan. Ke mana-mana bersama delegasi WUR dengan total 18 orang. Usai penutupan acara, mereka meminta saya memandu acara jalan-jalan sambil memilih tempat untuk makan malam. Gampang-gampang sulit jalan bersama grup, syukurlah semua lancar dan saling mengerti. Kami memilih restoran yang menyajikan masakan Meksiko. Usai makan malam, restoran itu berubah menjadi bar dan mereka tidak mengusir kami karena beberapa orang mulai memesan minuman untuk mencoba berbagai bir khas Ceko yang mereka tawarkan. Sementara itu obrolan terus berlanjut sampai hampir tengah malam. Kami semua sudah terlalu lelah untuk lanjut penelusuran ke beberapa klub di pusat kota berhubung malam sebelumnya pesta berlangsung sampai dini hari. Selain itu, kami harus memanfaatkan tiket yang berlaku sampai tanggal berakhir!

Penutupan Konferensi ELLS 2015 CULS

Delegasi WUR untuk ELLS 2015





1 komentar:

  1. Halo Titis.
    Cerita yg km tulis menarik..
    Sukses untuk studimu yaaaah:D

    BalasHapus

Terima kasih atas komentarnya