Sabtu, 07 Maret 2015

Untuk Sarah dan Haidir, Maaf Tidak Bisa Hadir!

Hai Sarah, 

Hari ini akhirnya tiba juga. Sudah pagi waktu Indonesia, sedang dandan kah lo di sana?
Lancar ya akad nikahnya beberapa jam lagi dan resepsi sore nanti. Dari obrolan beberapa hari menjelang hari-H, lo bilang ini "siap-nggak-siap". Padahal menurut gue, ini agenda sekali seumur hidup yang udah lo idam-idamkan dari kapan tahu. Mulai dari hasrat terpendam resepsi ala Garden Party sampai warna dan model baju pengantin idaman, setiap ikhtiar dan tawakal yang lo lakuin dalam rangka menjemput jodoh, gue ikuti bagai episode dari sebuah serial yang bikin penasaran seperti apa ujungnya. Bedanya, cerita lo bukan berujung pada "Happy Ending" tapi "Happy Beginning".

Gue ikut bahagia Sar, beneran seribu persen! *overrated*
Tapi di saat yang sama rasanya sedih berhubung nggak bisa datang. Penasaran seperti apa penampilan lo saat ganti status jadi "Married to Haidir Ilyas".
Eh, ngomong-ngomong salam kenal ya Haidir! Padahal dulu pas kuliah S1 fakultasnya sebelahan. Menurut info dari Sarah, lo aktif di BEM KM yang berarti juga betah nongkrong di Student Center. Ternyata emang lo berjodohnya sama Sarah, jadi kita nggak ketemu...hehehe
Sebelumnya gue mau minta izin dan harap maklum kalau nanti Sarah tetep gue gangguin berhubung banyak hal di kepala gue yang tetiba muncul dan otomatis dibagi ke Sarah. Tenang aja, doi udah biasa multi-relationship kok! Terbukti dari mulai kenal, jadi sahabat sekaligus kerja profesional di organisasi. alhamdulillah hubungan kami langgeng dengan berbagai cerita pasang-surutnya.
Mulai sekarang Sarah udah punya pasangan, bukan cuma buat ke kondangan, tapi juga untuk semua perjalanan (insha Allah). Doa gue cuma satu berhubung kalian masing-masing punya banyak bucket list, semoga bisa saling mendukung untuk mewujudkannya, selamat menggenap!



P.S.
Sar, harusnya gue bikin wedding wishes dengan background Aurora Borealis seperti yang dijanjikan. Apa daya keterbatasan kemampuan dan peralatan dalam mengambil gambar tidak mendukung. Tapi semoga foto di atas bisa diterima dengan baik.
Mungkin kalian udah tahu bagaimana Aurora Borealis terbentuk. Ketika badai matahari bertemu dipantulkan elemen es dari salju selama musim dingin membentuk kilatan cahaya kutub yang indah. Semoga berbagai hujan, badai, dan segala tantangan ke depan dapat diatasi dengan bersatunya berbagai elemen melalui pernikahan.


Lewat tengah malam waktu Belanda, saat bunga mekar menyambut musim semi yang ceria...

Titis 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya