Jumat, 25 April 2014

Dosa dan Donat

Cerita ini berasal dari pembicaraan di Grup Whatsapp "Wisma Geulis" semalam. Wisma Geulis adalah nama kost-kostan sekaligus tempat kumpul ketika zaman kuliah dulu. Anggotanya didominasi anak-anak Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan. Di grup whatsapp ada 10 orang yang bergabung (saya, Eka, Uji, Arci, Kenyo, Nita, Fitri, Milah, Herti, & Rifqy). Ini adalah salah satu dari sekian banyak cerita kami.

Keterangan percakapan:
- T = Saya
- U = Uji
- K = Kenyo
- M = Milah
- Uji dan Kenyo punya panggilan sayang satu sama lain yaitu "Til"

U : "Eh kebetulan nih malam jumat, aku mau pengakuan dosa. Til, inget ga kita pernah nongkrong di manaa gitu nungguin Titis. Nah kebetulan di meja kita duduk ada bekas donat atau kue gitu yang baru dipotek sedikit ama orang sebelumnya. Naaaahhhh pas Titis datang, dia kirain itu pesanan kita. Trus dia langsung melahapnya sampai habis. Inget ga Til??? Titis maafin kita yaaaa"
M : "Aduh Titis kagak nanya-nanya dulu ye"
U : "Titis nanya 'ini punya kalian kan?' Tapi kita baru senyum dia udah lahap"
T : "Kapan itu?"
U : "Kapan ya Tis, aku pun lupa. Tapi kayaknya pas aku koas gitu. Apa pas beres koasda yaa. Lupaaa"
K : "Oh iyaiyaaa, kita mau ke GBK itu loh. Nonton SM Town. Janjian di Semanggi. Hahahaha"
U : "Ahh iya, bener Til!"
K : "Abis si Titis baru dateng langsung tanpa babibu langsung makan tu donat. Kayak orang kelaperan. Hahaha, padahal tau dah bekas siapa"
U : "Yang penting kita udah pengakuan dosa Til. Abis itu Titis jadi semangat kan ikutan manjat-manjat GBK. Wkwkwkwk"
K : "Dia ga manjat Til, cuman makan kacang doang. Kita yang lari sana sini sampe manjat-manjat. Berharap ketemu SUJU yang nyasar ke toilet"
U : "Ahahah iya, gue hiperbola aja itu. Si Titis lebih tertarik ama kacang daripada SUJU-SNSD"
T : "Ya ampun..serius ini karma. Begini ceritanya, dulu pas kelas 2 SMA pernah pas lagi di kantin aku ga sengaja jatuhin donat, gelinding sampe kolong meja. Pas aku ambil donatnya, mau dibuang ke tempat sampah eh, ada Tofan, temenku sekelas nyamperin langsung nyerobot donatnya. Aku nggak bilang apa-apa sampe donatnya abis.
K : "Then??"
T : "Dan aku baru ngaku dosa ke Tofan abis itu, kayaknya pas naik kelas atau malah pas lulus gitu deh"
K : "Hahahahaha..mampus"
T : "Haduh, kena juga aku makan donat ga jelas antah berantah"
K : "Jangan sampe gue ama Uji kena karma"
T : "Donat..donat..donat...karena karma itu nyata, tunggu saja, huahaha"

Entah ini kebodohan nomor berapa. Peristiwa saya melahap donat-yang-tak-jelas-asal-usul-nya itu terjadi kira-kira di akhir tahun 2012, sedangkan keisengan tidak terencana yang saya lakukan pada Tofan terjadi sekitar kurang lebih 9 tahun lalu. Tragedi donat itupun masih belum bisa dilupakan teman-teman sekelas IPA 4. Memang benar adanya timbal balik atas segala yang telah kita perbuat. Seiring dengan berkurangnya tingkat keusilan meski terkadang masih muncul, maka saya harus mulai sadar dan berlapang dada ketika hal serupa menimpa. Anggap saja balasan dari ulah masa lalu. Haissshhh
Maaf yang sebesar-besarnya untuk berbagai pihak yang pernah jadi korban ulah usil saya, sungguh tiada maksud buruk selain niatan menghibur.

Salam,

Titis 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya