Kamis, 01 Agustus 2013

Selamat Hari Persahabatan Dunia !

Beruntung rasanya mendapatkan kesempatan mengenal orang dari berbagai asal dan latar belakang. Terkadang merasa beruntung itu tidak cukup kuat untuk bisa terus menjaga hubungan baik dengan mereka, seharusnya saya lebih sadar diri untuk sekedar bertukar kabar atau memastikan keadaan teman-teman karena kini kami sudah tidak lagi di belahan bumi yang sama. Sampai suatu hari ada pesan masuk di Facebook saya dari Ahmed, seorang teman dari Mesir beberapa hari lalu:

"Hello Titis, you Indonesian are difficult to be found online, how are you? how's life? still in Indonesia or travel somewhere?" 

Di tengah kekacauan yang terjadi di Mesir saat ini, pesan singkat tadi benar-benar menyadarkan saya. Ahmed bercerita tentang kisruh politik dan kudeta di negerinya, sedangkan saya terlalu (sok) sibuk dengan urusan pribadi. Bahkan tidak ada inisiatif untuk sekedar menanyakan kabar. Kemudian saya teringat setahun lalu ketika Padang dilanda gempa berkekuatan besar yang menjadi sorotan dunia, Aris teman saya dari Yunani dengan tanggap menulis pesan singkat:

"I heard earthquake happened in Indonesia, hope everything is fine there.."

Terkadang selain masalah inisiatif untuk sekedar bertukar kabar, adakalanya muncul penyakit malas menyapa. Nah, ini yang terjadi pada saya 2 hari lalu. Ivan, tandem partner belajar Bahasa Ceko saya dari Spanyol tiba-tiba menyapa saya di GTalk. Biasanya kami saling bertukar kabar via e-mail, terakhir kali bulan Mei lalu saat dia ulang tahun kemudian dia bercerita akan pergi ke Vienna untuk mengambil internship. Saya pikir dia sibuk sehingga saya pun ragu karena takut mengganggu. Tapi sore itu dia justru menyapa saya terlebih dulu.

(Ivan = I; Saya = T)
I : "Hiiiiiii Titis, how are you doing?"
T: "Hi Ivan, what's up?"
I : "I just saw you were online..jajaja"
T: "I'm doing great thanks, and you?"
I : "I came back from Vienna, unfortunately couldn't get any job. I'm okay but a bit frustrated and disappointed" 
T: "Hey, cheer up!"
I : "There is no way to find a job in forestry"
T: "Why don't you start your own business?"
I : "Because there is no help from government. Spain in a big crisis, I'm doubtful it works"
T: "Yeah, I heard that. How's your internship?"
I : "I didn't learn to speak Germany at all, jejeje..I'm trying to apply some positions now. What about you? are you coming to Spain?"
T: "I wish I could, but now still I am working on big project, export initiation"
I : "Congrats, you're brilliant! *Jealous, jijiji"
T: "I'm lucky, you know that.."
I : "Nice to hear that, sounds challenging. You deserve it"
T: "Thank you. Hey, I forgot my Spanish words..what a bad student.."
I : "No, I am sure you remember that"
T: "If only I open my notebook. Ivan, try to apply for NGO"
I : "Hmm..why not? I am applying everything"
T: "I know GIZ from Germany which is very active in my country"
I : " There are too many NGO, sounds interesting"
T: "Buenas suerte! (is that correct?)"
I : "Si, es correcto. Muy bien! Mucas gracias"
T: "De nada. How's summer by the way?"
I : "Also bad news. I had terrible crash with my bike in a park. I got injury in my shoulder"
T: "How's your condition now? does it take long time to recover?"
I : "I feel painful whenever I try to move it. So I have to wait, bed rest in Spain"
T: "Maybe you need therapy?"
I : "Doctor think to do surgery, but it's not priority. I just need sometime.."
T: "Summer without party, eh?"
I : "Yeah, better for my old body"
T: "It's literary only number of age, not our mind and soul"
I : "I was in Zurich to transfer my flight when I saw tons of chocolate. Then Titis and her Belgium Chocolate just came up in my head"
T: "Jajaja..I'm flattered, that Valentine Day, one day before I left Prague"
I : "Good to hear everything is okay from your side. Hope your family too"
T: "Thanks Ivan, how's your family? I remember you have brother and sister. They must be very supporting"
I : "Yeah for sure, family and friends are everything"
T: "Agree! Hey, happy international friendship day!"
I : "Happy international friendship day too..jejeje"
T: "Nice to have great friend like you"
I : "Absolutely the same. A pleasure as always"
T: "Ivan, I have to go now..it's dinner time. Really glad to chat with you. Take care!"
I : "Take care! wish you the best"

Percakapan tadi sukses besar membuat saya merindukan agenda tandem session tiap hari Kamis usai Kelas Bahasa Ceko. Biasanya kami ngobrol santai di cafe, lobi asrama, kelas kosong, college club, atau pernah juga di taman kota. Setelah membahas tugas dari Dosen, Ivan mengajari saya beberapa kosakata dalam Bahasa Spanyol dan membenarkan pelafalannya. Ivan jago menggambar, dia menjelaskan bahasa ibunya dengan sketsa, denah, juga skema. Sesekali kami mengambil topik agak berat ketika saya memintanya menjelaskan tentang sejarah Eropa sedangkan dia bertanya tentang agama pada saya. 
Ternyata, peduli itu sederhana. Sekedar mengatakan "Hi!" dan menyebutkan nama, cukup 2 kata bukan? Namun inisiatif untuk bertanya sepertinya sulit dibangun. Padahal tidak perlu takut mengganggu, karena yang terpenting adalah niat dari hati. Sekedar percakapan basa-basi saja, terselip doa yang terpanjat agar kita tetap sehat dan sukses dalam setiap aktivitas sehari-hari. Meski sambil lalu, namun Tuhan Tahu dan Maha Mendengar. Seringkali inilah yang disebut rezeki untuk orang-orang yang senang menyambung tali silaturahmi. Semoga saya bisa menjadi orang yang peduli tanpa peduli apakah orang peduli.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya