Kamis, 18 Juli 2013

Saya dan Jakarta

Saya ingat..

ketika pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta, masih berstatus sebagai mahasiswa, melangkah keluar dari stasiun dan melihat kendaraan dari berbagai arah mencoba ingin mendahului

pengalaman pertama naik bus transjakarta dan sering bertanya pada petugas dengan perasaan kurang yakin

kesibukan mencari tahu transportasi umum menuju suatu alamat karena tidak menemukan keterangan yang lengkap di Google.Map

rasa pegal di leher ketika tidak berhenti menatap gedung pencakar langit dengan berbagai macam bentuk

betapa biasa kostum yang dipakai saat memasuki Mall bersama pengunjung lainnya yang necis dan wangi

saat tersedak melihat harga makanan dengan porsi tak seberapa tertulis dalam bill yang dibawa pelayan restoran

terjebak banjir dan hampir tertinggal kereta terakhir menuju Bogor

pernah berdoa agar tidak bekerja di Ibu kota

Jakarta Pagi

Sekarang saya mulai terbiasa..

memakai headset dan selalu membawa buku ke manapun baik dengan kereta, busway, kopaja, atau angkot, untuk mengurangi stres akibat macet

mahir membaca rute koridor transjakarta dan memanfaatkan layanan dari website ataupun jejaring sosial untuk informasi seputar angkutan umum

mengandalkan teman-teman kantor yang sudah kaliber mengenali jalanan Jakarta, sebelum bepergian ke bagian ibu kota lainnya

sudah tidak heran dengan pembangunan gedung ataupun apartemen baru di setiap sudut kota

mulai memikirkan kerapian penampilan sesuai acara dan tempat agar tidak mendzalimi orang lain

bisa memilih tempat makan dengan harga terjangkau dan menu yang pas di lidah, serta terus bersyukur karena masih mampu mencukupi asupan gizi

memperhatikan informasi National Traffic Management Center (NTMC) POLRI untuk mencari jalan alternatif ketika banjir

hampir setahun saya menjadi penduduk Jakarta

di sini ilmu hidup digali, berbagai pengalaman dibagi, berusaha menikmati, karena belum bisa melibatkan diri untuk turut membenahi

1 komentar:

  1. Luar biasa mbak bahasanya...
    Sy jg berdoa spy tdk hdp di Jakarta.. tapi manut Yg Maha Agung
    Hehehe.. Salam kenal mbaaak

    BalasHapus

Terima kasih atas komentarnya