Senin, 29 Juli 2013

Reuni SMA di Jakarta

Siapa yang sangka kami bisa berkumpul di sini, di Jakarta? Dulu ketika mengambil universitas pilihan usai SMA, sebagian besar memilih Surabaya, Malang, atau Yogyakarta. Sedangkan yang merantau cukup jauh sampai Bogor, Bandung, Jakarta, bahkan Palembang bisa dihitung dengan jari. Biasanya tiap tahun kami selalu bertemu dalam acara Buka Bersama Alumni SMA 3 Madiun. Berhubung masih sama-sama berstatus mahasiswa, sangat mudah untuk mengkoordinir acara yang awalnya diprakarsai angkatan 2004 itu. Lima tahun setelah lulus SMA, kami sibuk dengan jalan hidup masing-masing. Ada yang bekerja juga masih melanjutkan sekolah. Ternyata Tuhan menjodohkanku dengan sahabat-sahabat SMA yang sama-sama mengadu nasih di Ibu Kota, membuat kepadatan meningkat.
Biasanya saya hanya bertemu dengan beberapa orang saja, maksimal enam orang untuk menghabiskan malam minggu. Tahun ini, setelah dideteksi ternyata alumni seangkatan saya berjumlah 15 orang yang bekerja di Jakarta. Pada kesempatan buka bersama malam minggu kemarin ada 9 orang yang datang, mari saya kenalkan:
- Adit, akrab dipanggil "Genter" yang artinya Galah karena perawakannya yang tinggi menjulang. Alumni IPS 1 kini bekerja di salah satu perusahaan otomotif setelah tamat S1 di UGM
- Adika, alumni IPS 1 juga yang bekerja sebagai konsultan pajak setelah menempuh pendidikan di STAN
- Afa, alumni IPA 3 dan bekerja sebagai tim IT salah satu bank BUMN. Lulusan Tehnik Elektro, ITS
- Agil, teman sekelas saya di IPA 4. Bekerja di bank syariah setelah tamat dari UB
- Akbar, alumni IPA 1 yang menjadi Pak Guru Olahraga di salah satu sekolah swasta di Kelapa Gading setelah lulus dari pendidikan yang sama di UNY
- Benny, alumni IPA 3 sekaligus teman seperjuangan saya di IPB. Sekarang bekerja menjadi staf perbankan
- Hasta, alumni IPS 3 yang baru lulus S1 Sastra Belanda UI dan masih aktif di Pusat Pengembangan kampusnya
- Randy, alumni IPA 2 yang kini bekerja di salah satu provider telekomunikasi. Dia lulus D3 UGM dan mengambil jenjang S1 di STT Telkom

Yak, malam minggu kemarin memang saya yang paling cantik di antara jagoan-jagoan itu. Awalnya seperti biasa kami bingung menentukan tempat berkumpul. Pastinya semua satu suara tidak mau di mall karena bosan dan musholanya sempit. Berhubung mereka semua datang dari segala penjuru Jakarta, jadi supaya mudah kami memilih tempat di Jakarta Pusat tepatnya di Kampus UI Salemba. Ada masjid, banyak pilihan tempat makan, dan aksesnya mudah baik dengan transportasi umum maupun kendaraan pribadi.
Sengaja kami janjian jam 5 mendekati waktu Maghrib agar kami bisa sholat dulu, membatalkan puasa dengan takjil dari masjid, baru memilih tempat makan. Ternyata ujung-ujungnya kami tetap harus masuk Mall Atrium Senen untuk pilihan menu yang lebih banyak. Ramai dan rusuh, makan bersama cowok-cowok ini, bercakap-cakap dengan Bahasa Jawa, berbagi cerita dan memperbarui kabar seputar teman-teman SMA. Beberapa kali kami pesan menu tambahan. Usai puasa, semakin bebas kami mengomentari kiri-kanan yang seliweran di restoran. Percakapan yang dulu sering kami bahas di luar kelas kini sudah diganti dengan isu-isu seputar Ibu Kota. Kami tahu semuanya kangen dengan Madiun, gedung lama sekolah, kantin, warung makan langganan, acara-acara tahunan, lima tahun rasanya baru kemarin. Kami sudah menyusun rencana berkumpul berikutnya, berjumpa di kota tercinta dan mengadakan gathering secara rutin.

Ki-Ka : Hasta - Afa - Benny - Adhika - Akbar - Agil - Titis - Adit (Foto oleh Randy)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya