Jumat, 12 Juli 2013

Pioneer

Setelah satu tahun lulus kuliah, saya masih mendapat kesempatan untuk konsultasi gratis dengan pembimbing akademik yang telah saya anggap seperti ayah sendiri. Pembicaraan ringan mulai dari hal-hal lucu di kantor sampai kabar tentang kampus kami bagi malam itu...

Saya = T ; Pak Dosen = L (inisial dari Pak Luki Abdullah)

T : "Apa kabar kampus Pak?"
L : "Banyak perkembangan Tis, sekarang ada program pertukaran mahasiswa dengan sesama Fakultas Peternakan di Universitas lain seperti UNAN, UNSRI, UNSOED, juga tentunya banyak kegiatan mahasiswa"
T : "Wah, jadi beragam ya Pak kalau banyak mahasiswa dari kampus lain. Kegiatan mahasiswa saya lihat juga semakin meningkat skalanya, bukan hanya nasional Pak.."
L : "Iya, sejak berhasil membuat jaringan mahasiswa peternakan se-Asia Tenggara tahun lalu, semakin banyak partisipasi internasional mahasiswa FAPET IPB"
T : "Saya dengar banyak yang baru pulang dari Malaysia Pak, acara apa itu?"
L : "Oh iya, ada internship Tis..ada juga seleksi untuk ke Australia. Anggaran kegiatan internasional mahasiswa sudah banyak alokasinya sekarang"
T : "Wah, beruntung sekali Pak! Tidak seperti dulu zaman saya..hehehe"
L : "Tis, rencananya departemen kita juga akan membuat mini feedmill untuk mendukung penelitian. Dulu ingat waktu kamu bikin pellet untuk pakan kambing? Sebentar lagi kita bisa buat dengan mesin sendiri."
T : "Jadi tidak manual lagi Pak? Semoga, semakin semangat penelitian Pak.."
L : "Memang harus ada pioneer Tis, setiap program harus selalu ada yang memulai meski tidak mudah"

Semua hanya sulit di awalnya, lama-lama akan terbiasa. Setiap proses pencapaian yang besar selalu dimulai dengan satu langkah kecil. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya