Kamis, 04 Juli 2013

Paspor Jadi dalam Sehari

Berhubung masa berlaku paspor saya berakhir bulan Desember akhir tahun ini, ditambah dengan peringatan dari Ibu-ibu petugas imigrasi yang sudah memelototi saya di Changi Airport karena masuk ke negaranya beberapa hari sebelum kartu identitas internasional tersebut tidak bisa dipakai lagi, akhirnya saya memutuskan untuk segera  memperpanjangnya.
Sebetulnya pengurusan paspor sendiri mudah karena bisa dilakukan di kantor imigrasi manapun, tidak harus sesuai alamat KTP seperti membuat SKCK, NPWP, ataupun KK. Dulunya saat membuat paspor saya harus bolak-balik 3x ke kantor imigrasi mulai dari mengambil formulir dan memasukkan berkas, wawancara, baru mengambil paspor. Kini, proses panjang itu bisa dipersingkat.
Setelah browsing dan membaca pengalaman dari blogger yang baru memperpanjang paspor menggunakan layanan "One Day Service" jadilah saya ke Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Barat yang terletak di Jl. Pos Kota, tepatnya di sebelah Museum Seni Rupa dan Keramik kawasan wisata Kota Tua, berjarak hanya 100 meter dari Stasiun Jakarta Kota. Begitu sampai di sana, langsung saja ke belakang kantor menuju loket "One Day Service". Meskipun buka pukul 08.00 namun ketika saya tiba satu jam sebelumnya, ternyata antrian sudah mengular. Sesaat sebelum loket dibuka ada petugas yang membagi formulir dan menjelaskan cara pengisiannya. Selain formulir, berkas yang harus dibawa antara lain:
1. KTP 
2. Kartu Keluarga 
3. Akte Lahir/ Ijazah/ Surat Nikah
4. Paspor lama (bagi yang ingin memperpanjang)
Semua dokumen tersebut harus di foto copy dalam ukuran A4, termasuk KTP dan Paspor lama tidak boleh dipotong kecil. Kita juga harus membawa dokumen aslinya karena setelah proses verifikasi berkas, selanjutnya adalah pengambilan nomor antrian untuk pembayaran dan wawancara. Biaya perpanjangan paspor sebesar Rp 255.000,- dan dibayar cash, jadi disiapkan uangnya karena belum ada mesin debit. Selesai membayar, simpan buktinya dan tunggu giliran sampai dipanggil wawancara, cap sidik jari, foto, dan tanda tangan. Terakhir, kita menerima slip untuk pengambilan paspor yang akan siap 1 x 24 jam setelah wawancara. Serangkaian proses diatas saya selesaikan sampai pukul 10.00, kemudian paspor saya ambil keesokan harinya mulai pukul 14.00.
Proses yang cepat dan mudah, petugasnya pun ramah. Saya pribadi puas akan pelayanan "One Day Service" mengingat sebelum tengah hari sudah beres jadi tidak perlu cuti atapun izin sehari penuh. Bagi yang di  kotanya belum ada layanan "One Day Service", kini membuat atau memperpanjang passpor juga bisa via online. Isi formulir dan ikuti petunjuk di website http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp setelah itu kita bisa langsung mendapatkan nomor antrian untuk kantor imigrasi terdekat. Fasilitas ini belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia, terlihat saat saya ke kantor imigrasi Loket Online kosong melompong.
Ternyata pemerintah benar-benar berkomitmen dengan reformasi birokrasi sehingga mampu mengurangi celah praktek korupsi. Semoga pelayanan publik akan terus meningkat kualitasnya.

Yes, I've got my extended passport..
Dear Friends, let's meet somewhere in the other part of this world, you name the place!
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya