Senin, 01 Juli 2013

Gym Class

Tergoda oleh promo dari tempat fitness yang terkenal di Ibu Kota, akhirnya saya mencoba program Free Trial dengan dipandu oleh Free Personal Trainer. Memang segala sesuatu yang gratis dan bermanfaat itu sayang dilewatkan. Setelah beberapa kali datang mencoba berbagai gym equipment serta kelas yang ditawarkan, akhirnya saya pun memantapkan hati untuk menjadi fitness member dengan kontrak selama setahun. Awalnya saya keberatan dengan kontrak yang cukup lama, hitungannya per tahun bukan bulan. Komitmen setahun saja rasanya kok sulit? Ya, mengingat banyak rencana di otak saya yang memungkinkan terjadinya perpindahan tempat tinggal. Untungnya club satu ini banyak cabangnya di seluruh Indonesia dan bisa cuti dengan alasan khusus seperti pindah tempat kerja, atau juga studi ke luar negeri.
Setidaknya selama minimal tiga bulan ke depan saya lebih banyak diam di Jakarta untuk belajar IELTS dan fokus pada proyek-proyek besar dari kantor, sehingga fitness akan menjadi agenda yang pas untuk selingan di tengah kepenatan rutinitas. Bulan ini genap dua bulan saya bergabung sebagai member. Jadwal latihan saya selang-seling, sehingga dalam seminggu bisa sampai 3x ke klub. Porsi latihannya pun belum terlalu memaksa, meski target turun berat badan 7kg ingin saya penuhi dalam empat bulan. Mungkinkah? Padahal saya sama sekali tidak mengerem kebiasaan ngemil dan jajan macam-macam. Awalnya lucu juga mengingat saat Personal Trainer bertanya apa target saya fitness lalu dengan spontan saya menjawab "ingin tubuh seperti Agnes Monica". Kontan pernyataan saya membuat laki-laki bertubuh kekar itu terbahak-bahak.
Olahraga sendiri bagi saya memang sudah menjadi kebiasaan. Sejujurnya saya lebih memilih bergabung di klub renang daripada fitness center. Berhubung yang mudah terjangkau adalah tempat untuk gym (di mana tersedia hampr di setiap mall) jadi untuk saat ini saya fokus dengan latihan kardio dan berkeringat mengikuti berbagai kelas. Sementara untuk renang sendiri memang tetap saya lakukan, terkadang 2x sebulan. Nah, untuk target sendiri, bagi saya yang utama adalah kesenangan pribadi. Rasanya badan lebih ringan setelah bermandi peluh. Serunya lagi karena saya daftar All Club Member jadi bisa bebas mau fitness di cabang manapun seluruh Jabodetabek. Pernah suatu pagi usai mengikuti Car Free Day di Bundaran HI, saya masuk ke Plaza Indonesia hanya untuk numpang mandi di tempat fitness.
Agenda hari Sabtu yang sejak pagi diisi oleh program persiapan IELTS di kampus UI Depok kini semakin menyenangkan dengan selingan kelas Combat yang saya ikuti usai les berakhir pada sore harinya. Sesi berdurasi satu jam ini juga ampuh menjadi obat rindu latihan Tae Kwon Do yang terakhir kali saya lakukan saat masih duduk di tingkat dua dulu. Ada juga pilihan kelas lainnya seperti Yoga, Cycling, Pilates, Body Pump, dan sebagainya namun tetap Combat yang menjadi favorit saya.
Latihan rutin sungguh memiliki efek positif untuk tubuh dan pikiran saya. Sepadat apapun aktivitas, badan selalu sehat, terlihat dari pipi yang jauh dari jerawat. Saya yakin, semua harus diawali dengan niat yang lurus, yaitu demi kebugaran bukan untuk tebar pesona. Jangankan menggaet cowok, kalau sudah namanya tread mill rasanya melirik HP saja malas apalagi di depan layar ada sederetan TV dengan pilihan channel favorit saya yaitu National Geographic, benar-benar hanya untuk kesenangan pribadi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya