Senin, 21 November 2011

Singkong Karamel

Ingat lagu zaman Ayah dan Ibu masih muda yang liriknya "aku suka singkong, kau suka keju..." sebagai perumpamaan seorang lelaki yang sedang mengejar gadis dengan selera super tinggi. Apa hubungannya dengan tulisan saya kali ini? Saya kagum dengan pencipta lagu tersebut kerena begitu pandai dalam menulis lirik, selain itu saya lebih kagum pada inovator pangan masa kini yang bisa memadukan unsur barat dan timur melalui aneka kuliner berbahan dasar singkong. Barangkali kita tidak asing lagi dengan singkong keju, singkong mayonaise, singkong cokelat, singkong blueberry, dan masih banyak varian lainnya.
Hasil kreasi saya kali ini adalah singkong karamel. Sederhana saja, saya hanya melumuri singkong yang telah direbus dengan karamel di atasnya. Menu yang cocok dijadikan makanan pencuci mulut. Ya, saya suka singkong..dan sudah hampir dua bulan ini tidak makan singkong karena di negara subtropis ini hampir tidak ada tanaman dengan daun menjari tersebut. Secara tidak sengaja saya menemukan singkong yang telah dikupas bersih di toko Thailand itupun diimport dari Vietnam dengan harga mencapai Rp 40.000,- per kilo. Oleh karena itu begitu makanan ini matang, maka setiap gigitan terasa berharga mengingat harga yang harus dibayar. Pesan moral dari cerita ini adalah bersyukur atas Tanah Air yang gemah ripah loh jinawi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya