Selasa, 18 Oktober 2011

Donner Kebab


Awalnya, saat disuruh mencicipi kebap yang ada dalam bayangan saya adalah daging merah dengan tumpukan bawang bombay. Bukannya alergi, saya memang tidak punya alergi dan cenderung suka berbagai macam makanan namun entah kenapa kalau sudah melihat irisan bawang yang tebal selalu membuat saya malas melahapnya. Namun cerita saya tentang kebap kali ini berbeda. Kebap yang dijual sebuah franchise makanan cepat saji di Berlin ini membuat lidah saya sulit melupakan rasanya, apalagi kalau dilihat ukurannya yang super jumbo sehingga sekali lahap mungkin beberapa kali harus mengistirahatkan rahang. Kulit kebap yang biasanya tipis mirip tortila kali ini tidak ditemui di sini, bisa dilihat pinggiran kebap terbuat dari roti yang lebih tebal dan gurih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya